Restoran KAB. BIMA, NUSA TENGGARA BARAT

Pelaut ku mundur ptani t mlangkah

Pelaut ku mundur ptani t mlangkah: Warung Sederhana yang Menyimpan Kisah Laut dan Tanah Bima Di sudut Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, tersembunyi sebuah w...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 25 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Pelaut ku mundur ptani t mlangkah: Warung Sederhana yang Menyimpan Kisah Laut dan Tanah Bima

Di sudut Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, tersembunyi sebuah warung makan dengan nama yang unik dan penuh makna: "Pelaut ku mundur ptani t mlangkah". Nama ini bukan sekadar permainan kata, melainkan cerminan filosofi masyarakat pesisir Bima yang menghormati dua profesi utama mereka—pelaut dan petani—sebagai pilar kehidupan.

Warung ini menjadi titik pertemuan antara tradisi kuliner laut dan darat, menyajikan hidangan yang merayakan hasil tangkapan nelayan lokal dan panen sawah yang subur. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bima, tempat ini menawarkan pengalaman autentik yang jarang ditemukan di restoran modern: rasa rumahan yang jujur, harga terjangkau, dan kehangatan khas masyarakat NTB.

Cita Rasa Laut dan Darat dalam Satu Piring

Menu di warung ini didominasi oleh hidangan ikan segar hasil tangkapan harian—ikan bakar, ikan kuah asam, dan ikan goreng sambal dabu-dabu yang pedas menyengat. Pilihan seafood lainnya seperti cumi, kerang, dan udang juga tersedia tergantung musim tangkap. Yang membuat istimewa adalah bumbu lokal khas Bima yang kaya rempah, dengan sentuhan asam dari belimbing wuluh dan kepedasan cabai rawit lokal.

Tidak kalah menarik, warung ini juga menyajikan lauk-pauk berbasis hasil pertanian seperti sayur asem dengan jagung muda, tumis kangkung, dan tempe tahu bacem. Nasi putih pulen dari padi lokal menjadi pasangan sempurna untuk semua hidangan ini. Kombinasi menu laut dan darat mencerminkan nama warung: keseimbangan antara dua dunia yang saling melengkapi.

Suasana Sederhana, Hangat, dan Ramah

Jangan harapkan interior mewah atau dekorasi instagrammable di sini. Warung ini mempertahankan kesederhanaan dengan meja kayu, kursi plastik, dan atap seng yang teduh. Namun justru kesederhanaan inilah yang menjadi daya tariknya—pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Bima tanpa jarak.

Pemilik warung dan stafnya melayani dengan ramah, siap memberikan rekomendasi menu atau berbagi cerita tentang kehidupan nelayan dan petani di kawasan ini. Bagi yang ingin tahu lebih dalam tentang budaya lokal, ngobrol santai sambil menunggu pesanan adalah momen berharga.

Lokasi Strategis di Jantung Kabupaten Bima

Warung ini berlokasi di area yang mudah diakses dari pusat Kabupaten Bima. Cocok dijadikan tempat mampir setelah mengunjungi pantai-pantai terdekat seperti Pantai Lawata atau Pantai Kalaki, atau saat dalam perjalanan menuju Gunung Tambora. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari terminal dan pelabuhan membuat warung ini sering dikunjungi oleh pendatang yang ingin mencicipi kuliner lokal sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan, warung ini dapat dihubungi melalui telepon di +62 858-4746-6680. Meski tidak memiliki sistem reservasi formal, menghubungi lebih dulu sangat disarankan terutama jika datang rombongan atau ingin memastikan ketersediaan ikan segar tertentu.

Tips Berkunjung

  • Datanglah saat jam makan siang (12.00-14.00) untuk pilihan menu ikan paling segar.
  • Jangan ragu meminta tingkat kepedasan sesuai selera—sambal di sini bisa sangat pedas bagi lidah yang tidak terbiasa.
  • Siapkan uang tunai karena warung ini belum menerima pembayaran digital.
  • Cobalah menu ikan bakar dengan sambal dabu-dabu dan nasi hangat—kombinasi favorit pengunjung setia.
  • Ajak penduduk lokal atau guide untuk menemani agar mendapat rekomendasi menu terbaik dan cerita menarik di balik setiap hidangan.

Lebih dari Sekadar Makan

Mengunjungi "Pelaut ku mundur ptani t mlangkah" bukan hanya soal mengisi perut, tapi juga memahami kehidupan masyarakat Bima yang bergantung pada laut dan tanah. Setiap piring yang disajikan adalah hasil kerja keras nelayan yang berlayar sejak subuh dan petani yang menggarap sawah di bawah terik matahari. Warung ini menjadi pengingat bahwa kuliner terbaik sering kali lahir dari kesederhanaan dan kejujuran rasa.

Bagi pelancong yang mencari pengalaman kuliner autentik, jauh dari hiruk-pikuk restoran turis, warung ini adalah perhentian yang tepat. Di sini, Anda tidak hanya makan—Anda merasakan jiwa Bima dalam setiap suapan.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. BIMA

poscopy Foto: Google Maps Restoran

poscopy

poscopy: Ruang Temu Hangat dan Kuliner Menggugah Selera di Kabupaten Bima Kabupaten Bima di Nusa Tenggara Barat mungkin lebih sering dikenal dengan lanskap ala...

KAB. BIMA
2 min baca
DISEKITAR
Restoran

KEDAIKOPI PAKGURU

KEDAIKOPI PAKGURU: Titik Temu Cita Rasa Kopi Otentik dan Kehangatan Bima Di tengah bentang alam Kabupaten Bima yang eksotis dan kaya sejarah, geliat budaya non...

KAB. BIMA
2 min baca
Kedai Naga Nuri Foto: Google Maps Restoran

Kedai Naga Nuri

Kedai Naga Nuri: Menikmati Cita Rasa Bima dalam Dekapan Legenda Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Bima yang dikenal dengan hamparan savana dan budaya maritimnya,...

KAB. BIMA
4 min baca
Kawangge Coffee Foto: Google Maps Restoran

Kawangge Coffee

Kawangge Coffee: Perpaduan Hangat Kopi Nusantara dan Nuansa Bima yang Menawan Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hadir sebuah...

KAB. BIMA
2 min baca