Restoran KAB. BIMA, NUSA TENGGARA BARAT

Warung "BAROKAH" Banyuwangi

Warung "BAROKAH" Banyuwangi: Perpaduan Rasa Nusantara di Tengah Hangatnya Bima Di sudut tenang Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ada satu nama yang membuat...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 26 October 2026 · 4 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Warung "BAROKAH" Banyuwangi: Perpaduan Rasa Nusantara di Tengah Hangatnya Bima

Di sudut tenang Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ada satu nama yang membuat para perantau asal Jawa Timur langsung tersenyum: Warung "BAROKAH" Banyuwangi. Jangan bayangkan warung ini seperti kedai kopi kekinian atau restoran mewah di pusat kota. Justru di balik kesederhanaannya, warung ini menyimpan kehangatan rasa rumahan yang sulit ditemukan di perantauan.

Namanya memang "Banyuwangi", tetapi semangatnya sudah menyatu dengan denyut kehidupan Bima. Bagi Anda yang sedang bertugas, berwisata, atau sekadar melintas di Kabupaten Bima, warung ini adalah persinggahan yang tepat untuk mengisi tenaga sekaligus bernostalgia dengan cita rasa khas Jawa Timur.

Mengapa Nama "Banyuwangi" di Tanah Bima?

Pemilik warung, yang memang berasal dari Banyuwangi, membawa resep keluarga dan bumbu khas kampung halamannya ke perantauan. Nama "Barokah" dipilih bukan tanpa alasan—selain doa agar usahanya membawa berkah, ia juga ingin setiap pengunjung merasa diberkati dengan hidangan yang mengenyangkan tanpa menguras kantong. Perpaduan nama ini menjadi semacam jembatan rasa antara ujung timur Pulau Jawa dan tanah Bima yang kaya budaya.

Suasana dan Keunikan Warung

Begitu melangkah masuk, Anda akan disambut aroma rempah yang khas: bawang goreng, kecap manis, dan sambal yang sedang dimasak. Kursi-kursi plastik dan meja sederhana tersusun rapi, beberapa di antaranya berada di area terbuka sehingga Anda bisa menikmati udara sore Bima yang sejuk. Meski sederhana, kebersihan sangat dijaga. Dinding warung dihiasi kaligrafi dan stiker-stiker lucu dari para pelanggan setia, membuat suasana terasa akrab dan bersahabat.

Pemandangan menarik lainnya adalah interaksi antara pemilik dan pengunjung. Banyak pelanggan yang datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk mengobrol—mulai dari tukang ojek, karyawan kantor, hingga wisatawan asing yang penasaran dengan menu khas Indonesia. Warung ini seperti ruang tamu kecil yang mempertemukan banyak cerita.

Menu Andalan: Dari Rawon hingga Nasi Campur

Menu di Warung "BAROKAH" Banyuwangi memang tidak terlalu panjang, tetapi semua diolah dengan hati. Beberapa hidangan yang paling dicari antara lain:

  • Rawon Banyuwangi – Kuah hitamnya pekat, kaya akan kluwek, dengan daging sapi yang empuk. Disajikan dengan telur asin, kerupuk udang, dan sambal terasi. Ini adalah menu paling populer, terutama saat musim hujan.
  • Nasi Campur Barokah – Nasi putih hangat dengan lauk pilihan: ayam goreng, telur balado, tempe bacem, dan sambal goreng kentang. Cocok untuk Anda yang ingin mencoba sedikit dari semua.
  • Ayam Penyet Banyuwangi – Ayam goreng yang diulek dengan sambal bawang segar, lengkap dengan lalapan dan nasi hangat. Pedasnya pas, tidak berlebihan.
  • Pecel Bima – Versi lokal dari pecel khas Madiun yang disesuaikan dengan selera masyarakat Bima. Bumbu kacangnya lebih kental dan sedikit pedas, disiram di atas sayuran rebus segar.
  • Es Dawet Banyuwangi – Minuman penutup yang menyegarkan, terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah. Rasanya manis legit, sangat cocok setelah makan makanan berat.

Semua menu menggunakan bumbu yang diracik langsung setiap hari. Tidak ada penyedap berlebihan, dan minyak goreng pun diganti secara rutin. Pemilik warung percaya bahwa kunci kelezatan adalah kesegaran bahan dan kesabaran dalam memasak.

Harga yang Bersahabat di Kantong

Meski kualitasnya prima, harga di Warung "BAROKAH" tetap bersahabat. Untuk seporsi nasi campur atau rawon, Anda cukup merogoh kocek sekitar Rp15.000–Rp20.000. Minuman seperti es teh atau dawet dihargai Rp5.000–Rp8.000. Dengan uang Rp30.000, Anda sudah bisa menikmati makan siang lengkap dengan minum dan camilan.

Hal ini menjadikan warung ini sebagai favorit para pekerja dan pelajar di sekitar Bima. Tak jarang, rombongan kecil memesan nasi bungkus untuk acara syukuran atau rapat kantor.

Lokasi dan Waktu Operasional

Warung "BAROKAH" terletak di kawasan yang mudah dijangkau, tidak jauh dari pusat kota Bima. Jalur menuju lokasi cukup ramai, namun masih mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika datang dari arah Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 15–20 menit.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 21.00 WITA. Namun, untuk menu rawon, biasanya sudah habis menjelang pukul 19.00 karena banyaknya peminat. Jadi, datanglah lebih awal jika ingin mencicipi rawon legendaris ini.

Tips Berkunjung

  • Datang di luar jam makan siang (12.00–13.00) jika ingin suasana lebih tenang dan tidak perlu antre.
  • Bagi yang tidak suka pedas, sampaikan kepada pemilik warung agar sambal disajikan terpisah.
  • Jangan ragu untuk meminta rekomendasi menu harian—kadang ada masakan spesial yang tidak ada di daftar menu.
  • Jika Anda perantau asal Banyuwangi, siap-siap bernostalgia karena pemiliknya senang sekali mengobrol tentang kampung halaman.

Warung "BAROKAH" Banyuwangi adalah bukti bahwa cita rasa terbaik tidak selalu datang dari tempat mewah. Ia lahir dari kejujuran, kerja keras, dan kehangatan seorang perantau yang ingin berbagi rasa pulang. Jika Anda berada di Bima, sempatkan mampir. Siapa tahu, sepiring rawon di sini bisa membuat hari Anda terasa lebih bermakna.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. BIMA

poscopy Foto: Google Maps Restoran

poscopy

poscopy: Ruang Temu Hangat dan Kuliner Menggugah Selera di Kabupaten Bima Kabupaten Bima di Nusa Tenggara Barat mungkin lebih sering dikenal dengan lanskap ala...

KAB. BIMA
2 min baca
DISEKITAR
Restoran

KEDAIKOPI PAKGURU

KEDAIKOPI PAKGURU: Titik Temu Cita Rasa Kopi Otentik dan Kehangatan Bima Di tengah bentang alam Kabupaten Bima yang eksotis dan kaya sejarah, geliat budaya non...

KAB. BIMA
2 min baca
Kedai Naga Nuri Foto: Google Maps Restoran

Kedai Naga Nuri

Kedai Naga Nuri: Menikmati Cita Rasa Bima dalam Dekapan Legenda Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Bima yang dikenal dengan hamparan savana dan budaya maritimnya,...

KAB. BIMA
4 min baca
Kawangge Coffee Foto: Google Maps Restoran

Kawangge Coffee

Kawangge Coffee: Perpaduan Hangat Kopi Nusantara dan Nuansa Bima yang Menawan Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hadir sebuah...

KAB. BIMA
2 min baca