Tempat Wisata KAB. SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

Bukit mantar

Bukit Mantar: Menyibak Magis Negeri di Atas Awan Sumbawa Barat Terletak di ketinggian sekitar 640 meter di atas permukaan laut, Desa Mantar di Kabupaten Sumbaw...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 18 October 2026 · 2 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Bukit Mantar: Menyibak Magis Negeri di Atas Awan Sumbawa Barat

Terletak di ketinggian sekitar 640 meter di atas permukaan laut, Desa Mantar di Kabupaten Sumbawa Barat menyimpan lanskap spektakuler yang menakjubkan. Dikenal luas sebagai "Negeri di Atas Awan", Bukit Mantar menawarkan panorama memukau Selat Alas dengan latar siluet megah Gunung Rinjani di Pulau Lombok yang tampak mengapung di cakrawala. Tempat ini tidak hanya menyihir para penikmat ketenangan, melainkan juga pernah menjadi latar ikonik film layar lebar karya sutradara ternama Indonesia, Serdadu Kumbang.

Pesona Panorama Tanpa Batas

Daya tarik utama Bukit Mantar terletak pada momen pagi harinya. Saat matahari perlahan terbit, kabut tebal bergulung menyelimuti lembah di bawah bukit, menciptakan ilusi berdiri di atas hamparan permadani awan putih. Ketika kabut berangsur menipis, lanskap hijau perbukitan, gugusan pulau kecil (Gili Balu), serta birunya laut Sumbawa Barat mulai terbentang luas sejauh mata memandang.

Tak hanya lanskap fajar, Bukit Mantar juga menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam. Semburat jingga dan keemasan yang jatuh ke permukaan laut menghadirkan siluet dramatis yang menjadi surga bagi para pemburu fotografi bentang alam.

Surga Paralayang Berstandar Internasional

Bagi pencinta petualangan dan olahraga ekstrem, Bukit Mantar adalah salah satu spot paralayang terbaik di Asia Tenggara. Tekanan angin yang stabil dan kontur tebing yang terbuka memungkinkan atlet paralayang lepas landas dengan mulus sambil menikmati lanskap pesisir dan kepulauan dari udara. Berbagai kejuaraan paralayang, baik tingkat nasional maupun internasional, kerap dipusatkan di bukit ini.

Budaya Hangat Warga Desa Mantar

Berwisata ke Bukit Mantar menyajikan pengalaman kultural yang autentik. Desa Mantar dihuni oleh masyarakat lokal yang ramah dan memegang teguh tradisi leluhur. Pengunjung dapat menjumpai rumah-rumah panggung tradisional khas Sumbawa, menyaksikan proses tenun tradisional, hingga mencicipi kuliner lokal bercita rasa khas pedesaan Sumbawa.

Aksesibilitas dan Tips Perjalanan

Bukit Mantar berjarak sekitar 45 menit berkendara dari Pelabuhan Poto Tano, pintu masuk utama dari Pulau Lombok. Akses jalan menanjak dan berliku menuju puncak bukit menuntut kendaraan dalam kondisi prima. Bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi "negeri di atas awan" secara utuh, berkemah di area puncak bukit atau menginap di homestay milik warga lokal sangat direkomendasikan agar tidak melewatkan momen kabut pagi.

Informasi lebih lanjut mengenai agenda kegiatan lokal dan eksplorasi Sumbawa Barat dapat diakses melalui portal informasi Gerbang Raja.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. SUMBAWA BARAT

Batu Ble' Foto: Google Maps Tempat Wisata

Batu Ble'

Pesona Megah Batu Ble’: Keajaiban Tebing Karang Eksotis di Ujung Sumbawa Barat Sumbawa Barat tak pernah kehabisan cara untuk memukau para pelancong yang mendam...

KAB. SUMBAWA BARAT
2 min baca
Mas Am Foto: Google Maps Tempat Wisata

Mas Am

Mas Am: Menyingkap Pesona Tersembunyi di Pelukan Sumbawa Barat Sumbawa Barat senantiasa menyuguhkan lanskap dramatis yang memadukan perbukitan sabana eksotis,...

KAB. SUMBAWA BARAT
2 min baca