Tempat Wisata KAB. JEMBRANA, BALI

Bunut Bolong

Pohon beringin ratusan tahun dengan terowongan jalan melalui batangnya & sepasang pura di bagian bawah.

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 04 September 2026 · 2 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Bunut Bolong: Pesona Pohon Raksasa yang Menjembatani Dunia di Jembrana, Bali

Ada sesuatu yang sakral sekaligus misterius saat kaki pertama kali menginjak tanah di sekitar Bunut Bolong. Bukan sekadar pohon beringin tua, destinasi di Kabupaten Jembrana, Bali, ini adalah monumen alam yang hidup—sebuah lorong waktu yang terbentuk dari akar dan dahan selama ratusan tahun. Di sini, bisikan angin membawa cerita, dan celah pada batang raksasa itu seakan menjadi pintu gerbang menuju kedamaian yang sulit ditemukan di tempat lain.

Dengan rating mengkilap 4,6 bintang dari 1.155 ulasan di Google Maps, tempat ini bukan sekadar singgahan, melainkan tujuan yang layak untuk dinikmati perlahan. Suasana teduh di bawah naungan kanopi hijau langsung menyambut siapa pun yang datang, menjadikannya lokasi favorit bagi pelancong yang haus akan ketenangan dan bingkai foto estetik.

Tentang Bunut Bolong

Bunut Bolong adalah pohon beringin (kayu bunut) berusia lebih dari satu abad yang secara alami membentuk lengkungan atau "bolong" pada batang utamanya. Keunikan inilah yang menjadi ikon: pengunjung bisa berjalan melewati celah batang pohon yang lebarnya cukup untuk dilalui satu mobil sekalipun. Masyarakat setempat meyakini pohon ini memiliki daya magis dan menjadi penjaga desa. Bagi wisatawan, ini adalah perpaduan sempurna antara wisata alam, fotografi, dan nilai spiritual Bali yang kental.

Fasilitas di Kawasan Bunut Bolong

Meski mengusung konsep alami, kawasan ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang yang membuat kunjungan terasa nyaman:

  • Area parkir luas – cukup untuk mobil dan bus wisata.
  • Warung makan dan minuman – menyajikan kopi Bali, kelapa muda, dan jajanan khas.
  • Spot foto instagramable – beberapa sudut dengan latar pohon dan sawah telah dibangun dengan apik.
  • Toilet umum – tersedia dengan kebersihan yang cukup terjaga.
  • Pura kecil – tempat sembahyang bagi umat Hindu yang ingin memanjatkan doa.

Lokasi dan Akses

Berlokasi di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Bunut Bolong berada di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk. Dari Kota Negara (ibukota Jembrana), jaraknya sekitar 20 kilometer ke arah barat, atau sekitar 30 menit berkendara. Jika Anda datang dari Denpasar, perjalanan memakan waktu sekitar 2,5 jam melalui jalur Denpasar-Gilimanuk. Posisinya persis di pinggir jalan raya, sehingga sangat mudah ditemukan dan tidak perlu trekking berat.

Kontak yang bisa dihubungi: +62 365 41210 (nomor pengelola lokal).

Harga dan Informasi Praktis

Kabar baik bagi traveler hemat: tidak ada tiket masuk resmi untuk menikmati keindahan Bunut Bolong. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan yang sangat terjangkau (Rp 2.000–5.000 untuk motor, Rp 5.000–10.000 untuk mobil). Jam berkunjung paling recommended adalah pagi hingga sore hari (pukul 06.00–18.00 WITA) karena cahaya matahari menembus celah daun menciptakan efek dramatis untuk foto. Namun, bagi yang mencari sensasi spiritual, datang saat senja atau pagi buta memberikan suasana hening yang magis.

Bunut Bolong bukan sekadar destinasi foto biasa. Ia adalah pengingat bahwa alam memiliki cara sendiri untuk menciptakan keindahan—dengan kesabaran, waktu, dan sedikit misteri. Saat berdiri di bawah lengkungan akar raksasa itu, Anda akan merasakan bahwa dunia ini memang penuh kejutan yang menunggu untuk dijelajahi.

Galeri & Suasana

Di Sekitar Sini Radius 5 km

Tempat Menarik Terdekat dari Kategori Lain

Rekomendasi tempat populer di dekat Bunut Bolong untuk melengkapi kunjungan Anda.

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. JEMBRANA