Restoran KAB. SUMBA BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR

Es Teh Solo Mama Hijry Waikabubak

Es Teh Solo Mama Hijry Waikabubak: Kesegaran Legendaris di Jantung Sumba Barat Di tengah hiruk pikuk Kota Waikabubak yang panas dan berdebu, ada satu tempat ya...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 05 November 2026 · 4 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Es Teh Solo Mama Hijry Waikabubak: Kesegaran Legendaris di Jantung Sumba Barat

Di tengah hiruk pikuk Kota Waikabubak yang panas dan berdebu, ada satu tempat yang menjadi oasis bagi warga lokal maupun pendatang: Es Teh Solo Mama Hijry. Warung sederhana ini telah menjadi legenda tersendiri di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, bukan karena dekorasi mewah atau konsep instagramable, melainkan karena kesegaran es teh yang tak tertandingi dan kehangatan pelayanan khas Sumba.

Sejarah yang Mengalir Seperti Teh Manis

Mama Hijry memulai usahanya lebih dari dua dekade lalu dengan modal seadanya: sebuah gerobak, beberapa gelas, dan resep es teh warisan keluarga yang diturunkan dari generasi ke generasi. Nama "Solo" bukan merujuk pada kota di Jawa Tengah, melainkan filosofi sederhana Mama Hijry: melakukan satu hal dengan sempurna. Dan satu hal itu adalah es teh.

Kini, warung yang dulunya hanya gerobak pinggir jalan telah berkembang menjadi tempat makan semi-permanen dengan atap seng dan bangku-bangku kayu yang selalu penuh pengunjung, terutama saat siang hari ketika matahari Sumba sedang garang-garangnya.

Rahasia di Balik Kesegaran

Yang membuat es teh Mama Hijry istimewa bukanlah bahan-bahan eksotis atau teknik penyeduhan rumit. Justru kesederhanaannya yang menjadi kunci. Teh celup lokal diseduh dengan air mendidih, dibiarkan hingga pekat, lalu dicampur dengan gula aren asli Sumba yang memberikan rasa manis alami dengan sedikit sentuhan karamel. Es batu dibuat dari air matang yang dibekukan semalaman, memastikan tidak ada rasa aneh yang mengganggu kemurnian teh.

Setiap gelas disajikan dalam gelas kaca tebal berembun dengan sedotan plastik sederhana. Tidak ada yang fancy, namun setiap tegukan memberikan kepuasan yang sulit dijelaskan—perpaduan sempurna antara manis, segar, dan aroma teh yang kuat tanpa pahit.

Lebih dari Sekadar Minuman

Es Teh Solo Mama Hijry bukan hanya tentang minuman. Ini adalah pengalaman sosial. Di sini, Anda akan melihat pegawai kantoran sedang berbincang santai dengan petani lokal, mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas, hingga turis yang penasaran setelah mendengar rekomendasi dari penduduk lokal.

Mama Hijry sendiri, meskipun sudah berusia senja, masih sering terlihat mengawasi operasional warungnya. Senyumnya yang tulus dan sapaannya yang hangat membuat setiap pengunjung merasa seperti tamu istimewa, bukan sekadar pembeli.

Menu Pendamping yang Tak Kalah Menggoda

Meskipun es teh adalah bintang utama, Mama Hijry juga menyediakan beberapa menu pendamping sederhana yang cocok untuk menemani minuman:

  • Pisang Goreng Kipas: Pisang lokal yang digoreng dengan tepung renyah, disajikan hangat-hangat krispi
  • Gorengan Campur: Tempe, tahu, dan ubi goreng yang selalu fresh karena dibuat per pesanan
  • Jagung Bakar: Jagung manis Sumba yang dibakar dengan mentega dan sedikit garam
  • Kue Cucur: Kue tradisional manis yang empuk, sempurna dicelup ke es teh

Suasana Khas Sumba

Warung ini terletak di area yang strategis, tidak jauh dari pasar tradisional Waikabubak dan pusat kota. Suasananya sangat lokal dan autentik—jangan berharap AC atau WiFi cepat. Yang ada adalah kipas angin sederhana, bangku kayu yang aus karena waktu, dan percakapan dalam bahasa Sumba yang mengalun lembut.

Justru inilah pesonanya. Di tengah era digital dan modernisasi, Es Teh Solo Mama Hijry tetap mempertahankan karakter aslinya. Ini adalah tempat untuk memperlambat waktu, menikmati momen sederhana, dan merasakan kehidupan lokal Sumba yang apa adanya.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah siang hari antara pukul 11.00 hingga 14.00, saat matahari sedang terik dan es teh terasa paling nikmat. Namun bersiaplah untuk antri karena warung ini selalu ramai di jam-jam tersebut.

Bawalah uang tunai karena warung ini belum menerima pembayaran digital. Harga sangat terjangkau, sehingga Anda bisa memesan beberapa gelas tanpa khawatir kantong jebol.

Jika Anda datang dengan rombongan, sebaiknya datang agak lebih pagi atau sore hari untuk mendapatkan tempat duduk yang lebih nyaman. Namun kapanpun Anda datang, kesegaran es teh Mama Hijry akan selalu konsisten.

Kenapa Harus Dicoba?

Dalam perjalanan Anda menjelajahi keindahan Sumba Barat—dari bukit Savana hingga kampung adat—Es Teh Solo Mama Hijry adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Ini bukan tentang kemewahan atau tren, melainkan tentang keaslian, kesederhanaan, dan rasa yang telah teruji waktu.

Setiap tegukan es teh di sini adalah cerminan dari kehidupan Sumba itu sendiri: sederhana, tulus, dan menyegarkan. Ini adalah bukti bahwa kebahagiaan sejati tidak perlu mahal atau rumit—kadang, cukup segelas es teh yang dibuat dengan hati.

Jadi saat Anda berada di Waikabubak, sisihkan waktu untuk singgah ke warung legendaris ini. Duduklah di bangku kayu, pesan segelas es teh, dan biarkan Mama Hijry mengajari Anda bahwa kadang, hal-hal sederhana dalam hidup adalah yang paling berkesan.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. SUMBA BARAT

DISEKITAR
Restoran

Catering Glothyzer

Catering Glothyzer: Cita Rasa Hangat dan Kualitas Kuliner Terpercaya di Jantung Sumba Barat Menjelajahi keindahan lanskap eksotis Pulau Sumba—mulai dari perbuk...

KAB. SUMBA BARAT
2 min baca
Warung badjul Foto: Google Maps Restoran

Warung badjul

Warung Badjul: Oase Kuliner Otentik di Jantung Sumba Barat Menjelajahi keindahan lanskap Kabupaten Sumba Barat di Nusa Tenggara Timur tidak lengkap rasanya tan...

KAB. SUMBA BARAT
1 min baca