Restoran KAB. GAYO LUES, ACEH

Berteduh Coffee

Berteduh Coffee: Menyusuri Aroma Gayo di Jantung Gayo Lues Ada semacam magnet yang menarik setiap pelancung untuk berhenti sejenak di Berteduh Coffee. Nama "be...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 06 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Berteduh Coffee: Menyusuri Aroma Gayo di Jantung Gayo Lues

Ada semacam magnet yang menarik setiap pelancung untuk berhenti sejenak di Berteduh Coffee. Nama "berteduh" bukan sekadar pemanis, melainkan sebuah filosofi yang hidup dalam setiap cangkirnya. Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Gayo Lues yang tenang, kedai ini hadir sebagai oase bagi para pencinta kopi dan perantau yang ingin melepas lelah. Begitu melangkahkan kaki, aroma khas biji gayo yang disangrai langsung menyambut, seakan mengajak kita duduk lebih lama dan menikmati setiap detiknya.

Berbeda dengan kedai kopi di kota besar yang ramai dan serba cepat, Berteduh Coffee menawarkan pengalaman yang lebih intim. Interiornya didominasi kayu dan nuansa natural khas dataran tinggi Gayo. Dinding-dindingnya dihiasi foto-foto perkebunan kopi dan alat tradisional waeik (lesung kayu khas Gayo) yang dipajang dengan apik. Suasana ini terasa hangat, akrab, dan sangat instagramable, namun tetap autentik. Kamu bisa memilih duduk di area dalam yang ber-AC atau di teras luar yang langsung menghadap ke hamparan kebun kopi milik warga. Pemandangan hijau itu menjadi latar sempurna untuk menemani secangkir kopi hangat di sore hari.

Menu Andalan: Dari Kopi Gayo hingga Camilan Khas

Sebagai kedai di daerah sentra kopi, tentu saja menu utamanya adalah berbagai olahan kopi Gayo. Bijinya dipilih langsung dari petani di Kecamatan Blangkejeren dan sekitarnya, lalu di-roasting sendiri dengan tingkat kematangan medium. Hasilnya? Secangkir kopi dengan body pekat, acidity rendah, dan aftertaste manis yang membalut lidah. Beberapa menu yang paling disarankan oleh barista lokalnya:

  • Kopi Gayo Tubruk – Sajian klasik yang mempertahankan cita rasa asli, diseduh dengan teknik sederhana namun presisi.
  • Es Kopi Susu Gayo – Perpaduan espresso gayo dengan susu segar dan gula aren asli, manisnya pas, cocok untuk cuaca panas.
  • Manual Brew V60 – Untuk kamu yang ingin merasakan profil rasa lebih kompleks; ada rasa cokelat, rempah, dan sedikit hint buah tropis.
  • Kopi Jahe Merah – Minuman hangat yang menghangatkan badan, cocok untuk musim hujan di dataran tinggi.
  • Pisang Goreng Keju – Camilan sederhana yang renyah di luar, lembut di dalam. Sempurna untuk menemani kopi.
  • Roti Bakar Cokelat Khas – Roti tebal dengan olesan cokelat yang dibuat sendiri, bukan cokelat instan.

Yang menarik, Berteduh Coffee juga sering mengadakan cupping session atau sesi mencicipi kopi secara gratis untuk pengunjung yang ingin belajar lebih dalam tentang kopi Gayo. Para pengunjung diajak mengenal proses dari biji hingga cangkir, sambil bercengkerama dengan barista yang ramah dan penuh pengetahuan. Ini pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.

Lokasi dan Suasana Sekitar

Berteduh Coffee terletak di pusat kota Blangkejeren, tepatnya di Jalan Pahlawan No. 12, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Lokasinya strategis, hanya sekitar 5 menit dari Alun-Alun Blangkejeren dan dekat dengan Masjid Agung. Jika kamu sedang dalam perjalanan menuju Gunung Leuser atau Danau Lut Tawar, tempat ini bisa menjadi persinggahan yang sempurna untuk mengisi tenaga dan perut.

Dengan jam buka yang cukup panjang, mulai pagi hingga malam, Berteduh Coffee cocok untuk semua suasana. Pagi hari untuk sarapan ringan sambil membaca buku, siang hari untuk bekerja dengan laptop (tersedia WiFi kencang dan banyak stop kontak), atau malam hari untuk ngobrol santai bersama teman-teman. Tidak jarang terlihat para wisatawan asing yang sedang backpacking Aceh, duduk di pojokan sambil menulis jurnal perjalanan mereka.

Lebih dari Sekadar Kedai Kopi

Yang membuat Berteduh Coffee istimewa adalah perhatiannya pada komunitas. Sebagian keuntungan dari penjualan kopi disisihkan untuk membantu petani kopi lokal meningkatkan kualitas hasil panennya. Selain itu, kedai ini juga menjadi ruang pameran bagi karya-karya seniman muda Gayo Lues. Setiap bulan ada pergantian lukisan atau fotografi yang dipajang di dinding kafe, dan hasil penjualannya dikembalikan ke seniman. Keren, bukan?

Jadi, jika kamu berkunjung ke Gayo Lues, jangan lewatkan untuk singgah di Berteduh Coffee. Bukan hanya karena kopinya yang enak, tapi karena di sanalah kamu akan merasakan keramahan dan kehangatan masyarakat Gayo yang sebenarnya. Ambil napas, nikmati kopimu, dan biarkan waktu berjalan lambat sejenak. Kamu berhak untuk berteduh.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. GAYO LUES

TST Titi Gantung Foto: Google Maps Restoran

TST Titi Gantung

TST Titi Gantung: Hangatnya Seduhan Tradisi di Pelukan Dataran Tinggi Gayo Lues Berada di ketinggian bentang alam Kabupaten Gayo Lues, udara sejuk khas kawasan...

KAB. GAYO LUES
2 min baca
DISEKITAR
Restoran

Coffee Town

Coffee Town: Surga Kopi Gayo di Jantung Gayo Lues Di dataran tinggi Aceh, tersembunyi sebuah permata bagi para pencinta kopi: Coffee Town. Berlokasi di Kabupat...

KAB. GAYO LUES
2 min baca
AQILA CAFE Foto: Google Maps Restoran

AQILA CAFE

AQILA CAFE: Menikmati Kehangatan Kopi Khas Gayo Lues di Atas Awan Tersembunyi di balik sejuknya perbukitan Kabupaten Gayo Lues, Aceh—daerah yang dijuluki sebag...

KAB. GAYO LUES
2 min baca
DISEKITAR
Restoran

Point Cafe

Point Cafe: Oasis Kopi di Jantung Gayo Lues yang Tak Boleh Dilewatkan Di tengah kabupaten yang dikelilingi perbukitan hijau dan udara sejuk dataran tinggi Gayo...

KAB. GAYO LUES
3 min baca
Villuntea Foto: Google Maps Restoran

Villuntea

Villuntea: Menyeduh Kehangatan di Sudut Gayo Lues Ada semacam tenang yang mengalir begitu kaki melangkah masuk ke Villuntea. Bukan sekadar tempat makan, tetapi...

KAB. GAYO LUES
2 min baca