Kafe KAB. NIAS SELATAN, SUMATERA UTARA

Sarapan Pagi "NAIRA"

Sarapan Pagi "NAIRA" di Nias Selatan: Perpaduan Ritus Pagi dan Cita Rasa Tropis Di sebuah sudut Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, mentari pagi biasanya baru...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 24 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:
DOKUMENTASI KURASI DISEKITAR

Sarapan Pagi "NAIRA" di Nias Selatan: Perpaduan Ritus Pagi dan Cita Rasa Tropis

Di sebuah sudut Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, mentari pagi biasanya baru saja menyentuh puncak ombak ketika aroma kopi mulai menyeruak dari sebuah bangunan bergaya minimalis tropis. Namanya "NAIRA" — bukan sekadar kafe, melainkan ruang ritual pagi bagi para perantau dan wisatawan yang ingin memulai hari dengan tenang sebelum menjelajah keindahan pulau Nias.

Nama NAIRA yang singkat, feminin, dan mudah diingat ini ternyata diambil dari bahasa daerah setempat yang berarti "cahaya" atau "fajar". Pilihan nama yang sangat tepat, karena pengalaman pertama yang ditawarkan kafe ini adalah cahaya pagi yang masuk lewat jendela kaca besar, menyinari meja kayu hangat dan hamparan tanaman hijau di sekelilingnya.

Suasana dan Desain Interior

Begitu melangkah masuk, Anda akan disambut oleh desain interior yang memadukan elemen budaya Nias dengan sentuhan modern. Dinding bata ekspos dihiasi ukiran khas Nias, sementara lantai semen poles mengkilap memberi kesan bersih dan adem. Kursi rotan anyaman dan bantal bermotif etnik membuat pengunjung betah duduk berlama-lama. Musik indie yang lembut mengalun pelan, tidak mengganggu percakapan.

Area outdoor-nya menjadi favorit para pengunjung. Dengan beberapa meja menghadap ke jalan utama, Anda bisa menyaksikan aktivitas warga lokal yang lalu-lalang — para nelayan yang baru kembali dari melaut, anak-anak sekolah yang berjalan kaki, dan ibu-ibu yang membawa hasil kebun. Ini adalah "tontonan gratis" yang tidak akan Anda dapatkan di kafe kota besar.

Menu Andalan untuk Sarapan

NAIRA menawarkan perpaduan menu barat dan lokal. Untuk yang ingin mencicipi khas Nias, ada Nasi Goreng Naira dengan bumbu rempah khas Nias dan taburan ikan teri asin yang renyah. Namun, bintang utamanya adalah Pancake Pisang Gula Aren — pisang kepok matang yang diolah dengan topping gula aren cair dan kelapa parut sangrai, disajikan dengan saus vanila buatan sendiri.

Untuk minuman, Kopi Naira adalah signature mereka: espresso double shot dicampur gula aren asli dan sedikit kayu manis. Jangan lewatkan juga Es Jus Terong Belanda yang segar dan kaya vitamin, cocok diminum setelah sarapan yang mengenyangkan.

  • Nasi Goreng Naira — Rp 35.000 (dengan telur ceplok dan kerupuk)
  • Pancake Pisang Gula Aren — Rp 28.000
  • Kopi Naira (Signature) — Rp 22.000
  • Es Jus Terong Belanda — Rp 18.000
  • Roti Bakar Cokelat Keju — Rp 20.000

Lebih dari Sekadar Sarapan

NAIRA juga sering menjadi tuan rumah acara kecil seperti pameran kerajinan lokal dan diskusi budaya. Di salah satu sudut kafe, terdapat rak yang menjual kain tenun khas Nias Selatan dan kopi bubuk kemasan produksi petani lokal. Jadi, selain mengisi perut, Anda juga ikut mendukung ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Para stafnya ramah dan sigap. Walaupun kafe ini biasanya ramai di jam 7 hingga 10 pagi, pelayanannya tetap cepat. Jika Anda datang dengan keluarga, tersedia area bermain kecil untuk anak-anak di bagian belakang, sehingga orang tua bisa menikmati kopi dengan tenang.

Tips Berkunjung

  • Datang sebelum pukul 8 pagi jika ingin mendapatkan tempat duduk di area outdoor.
  • Coba menu Lokal Breakfast Set yang berisi nasi, lauk ikan, sambal khas, dan kopi tubruk dengan harga paket Rp 45.000.
  • Parkir cukup luas untuk motor dan mobil, namun di akhir pekan biasanya penuh.
  • Menerima pembayaran tunai dan QRIS.

Bagi Anda yang sedang dalam perjalanan menyusuri Pulau Nias, singgahlah di NAIRA. Di sini, sarapan bukan sekadar mengisi perut, melainkan cara untuk merasakan denyut kehidupan Nias Selatan yang hangat dan ramah. Jangan lupa membawa pulang sekantong kopi bubuk khas mereka sebagai oleh-oleh, karena cerita tentang Naira akan selalu terasa lebih nikmat jika diiringi secangkir kenangan.

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. NIAS SELATAN