RM. Bundo Kanduang dan Penginapan Berkah: Sajian Minang yang Menghangatkan di Ujung Sumatera
Perjalanan menyusuri Nias Selatan hampir selalu diisi oleh panorama bukit-bukit hijau, debur ombak Samudra Hindia, serta sapaan hangat masyarakat lokal. Namun ada satu hal yang tak kalah berkesan: menemukan tempat makan yang membuat perut dan hati sama-sama puas. Di sinilah RM. Bundo Kanduang dan Penginapan Berkah hadir sebagai oase kuliner di tengah suasana khas Nias.
Meski namanya kental dengan budaya Minangkabau, tempat ini justru mudah menyatu dengan ritme kehidupan warga Nias Selatan. Bagi para perantau dari Sumatera Barat, menu yang ditawarkan terasa membawa pulang kampung. Sementara bagi wisatawan yang baru pertama kali mencicipi, RM. Bundo Kanduang menjadi pengantar yang manis untuk mengenal kekayaan rasa Sumatra.
Suasana yang Terasa Akrab sejak Langkah Pertama
Begitu memasuki area kafe, aroma rendang dan tumis bumbu segar langsung menyambut. Suasananya tidak kaku, terkesan hangat dan bersahaja, persis seperti makan di rumah keluarga besar. Kursi-kursi kayu, pencahayaan lembut, dan alunan musik Minang yang pelan menciptakan ruang untuk bercengkerama lama. Di beberapa pojok, pengunjung juga bisa menikmati secangkir kopi susu sambil menatap interaksi warga yang hilir-mudik.
Tempat ini kerap menjadi titik singgah para pelancong yang baru turun dari bus antarkota maupun yang sedang menunggu jadwal kapal menuju pulau-pulau sekitar. Tidak sedikit pula kelompok keluarga yang sengaja datang untuk makan siang santai sambil merencanakan perjalanan lanjutan ke Pantai Sorake atau Desa Bawömataluo.
Menu Andalan yang Menggugah Selera
Sebagai rumah makan yang mengusung nama “Bundo Kanduang”, tentu saja andalannya adalah hidangan Minang yang dimasak dengan resep turun-temurun. Beberapa menu yang paling sering diburu pengunjung antara lain:
- Rendang daging — empuk, berbumbu pekat, dengan santan yang meresap sempurna.
- Ayam pop — gurih dan lembut, cocok dipadukan dengan sambal hijau khas Padang.
- Gulai nangka — kuahnya kaya rempah, menjadi favorit bagi pencinta sayur.
- Sambal lado mudo — pedas segar yang bikin ketagihan, tersedia dalam porsi sesuai permintaan.
- Kopi susu jahe — minuman andalan untuk menemani sore yang berangin di Nias Selatan.
Porsinya cukup besar dengan harga yang bersahabat. Satu porsi nasi dengan lauk rendang atau ayam pop dibanderol mulai Rp15 ribu hingga Rp35 ribu, tergantung pilihan lauk. Untuk ukuran tempat wisata, harga ini sangat masuk akal dan ramah di kantong backpacker maupun keluarga.
Penginapan Berkah: Singgah Nyaman tanpai Harus Buru-buru
Bagi yang ingin menikmati Nias Selatan lebih lama, RM. Bundo Kanduang juga menyediakan kamar penginapan sederhana namun bersih. Ruangannya didesain fungsional, dengan kasur yang nyaman, kamar mandi air hangat, serta ventilasi yang baik — cukup untuk memulihkan tenaga setelah seharian berjalan-jalan. Area parkir yang luas juga memudahkan tamu yang membawa kendaraan pribadi atau sewa motor.
Fasilitas yang ditawarkan memang tidak mewah, tapi itulah daya tariknya: kenyamanan tanpa biaya berlebih. Tarif kamar berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per malam, tergantung tipe kamar dan musim kunjungan. Stafnya ramah dan responsif, bahkan sering memberi rekomendasi tempat wisata atau jasa sewa transportasi lokal.
Lokasi yang Strategis untuk Persinggahan
Terletak di kawasan Teluk Dalam, pusat kota Kabupaten Nias Selatan, tempat ini mudah dijangkau baik dari Pelabuhan Teluk Dalam maupun dari pusat keramaian kota. Posisinya yang berada di jalur utama membuat RM. Bundo Kanduang selalu ramai dikunjungi, terutama pada jam makan siang dan waktu berbuka puasa selama Ramadan. Meski begitu, pelayanannya tetap cepat karena dapur yang terorganisasi rapi.
Bagi wisatawan yang datang dari Bandara Binaka di Gunungsitoli, perjalanan menuju Teluk Dalam memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Perjalanan panjang itu akan terbayar lunas setelah menyantap sepiring rendang hangat dan menikmati segelas kopi susu jahe di tempat ini.
Tips Berkunjung ke RM. Bundo Kanduang dan Penginapan Berkah
- Datanglah sebelum pukul 12.00 jika ingin menikmati suasana kafe yang lebih sepi dan mendapatkan pilihan lauk paling lengkap.
- Jangan ragu meminta sambal terpisah jika tidak terbiasa makan pedas — tim dapur dengan senang hati menyesuaikan.
- Jika berencana menginap, sebaiknya hubungi pengelola satu atau dua hari sebelumnya, terutama saat akhir pekan dan musim libur.
- Kombinasikan perjalanan kuliner ini dengan kunjungan ke Pantai Sorake, tujuan selancar kelas dunia, yang hanya sekitar 20–30 menit berkendara.
- Manfaatkan layanan antar makanan untuk pesanan dalam jumlah besar jika Anda datang bersama rombongan.
RM. Bundo Kanduang dan Penginapan Berkah bukan sekadar tempat makan; ia adalah persinggahan yang merawat tenaga dan menyatukan rasa. Di tengah perjalanan menjelajah keindahan Nias Selatan, berhenti di sini adalah pilihan yang tak pernah salah — baik untuk sekadar mengisi energi maupun beristirahat sebelum melanjutkan petualangan berikutnya.