Kafe KAB. NIAS, SUMATERA UTARA

Caffe Anak Jalanan (Pelma)

Caffe Anak Jalanan (Pelma): Ruang Kumpul Santai dengan Nuansa Akrab di Nias Pulau Nias di Sumatera Utara tidak hanya memesona lewat deretan ombak kelas dunia d...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 05 October 2026 · 2 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Caffe Anak Jalanan (Pelma): Ruang Kumpul Santai dengan Nuansa Akrab di Nias

Pulau Nias di Sumatera Utara tidak hanya memesona lewat deretan ombak kelas dunia dan keunikan budaya megalitikumnya. Saat mentari mulai condong ke ufuk barat, geliat kehidupan sosial warganya berpindah ke ruang-ruang temu yang hangat. Salah satu tempat yang berhasil mencuri perhatian kaum muda dan penikmat santai di Kabupaten Nias adalah Caffe Anak Jalanan (Pelma).

Nama "Anak Jalanan" mungkin menyiratkan kesan bebas, santai, dan tanpa sekat. Hal inilah yang justru menjadi jiwa utama dari kafe ini: sebuah ruang terbuka yang menyambut siapa saja untuk duduk sejenak, bertukar kabar, atau sekadar melepas penat setelah seharian beraktivitas di pesisir barat Pulau Sumatera.

Atmosfer Sederhana yang Menghangatkan

Berbeda dari konsep kafe metropolitan yang kaku dan serba minimalis, Caffe Anak Jalanan (Pelma) mengedepankan atmosfer kekeluargaan yang guyub. Pencahayaan temaram di kala malam berpadu dengan hembusan angin malam khas kepulauan, menciptakan latar yang pas untuk obrolan panjang tanpa terburu-buru.

Tempat ini kerap menjadi titik berkumpul favorit kalangan muda, komunitas lokal, hingga pelancong yang ingin merasakan ritme interaksi masyarakat lokal yang autentik. Pelayanan yang ramah khas keramahan warga Nias membuat para pengunjung yang baru pertama kali datang langsung merasa diterima layaknya sahabat lama.

Sajian Ramah di Kantong untuk Teman Begadang

Menu yang disajikan di Caffe Anak Jalanan (Pelma) berfokus pada kenyamanan kuliner tongkrongan nusantara. Mulai dari kopi hitam seduh tradisional, aneka racikan kopi susu kekinian, hingga minuman segar non-kopi yang pas diminum saat udara gerah.

Sebagai pendamping obrolan, deretan camilan seperti pisang goreng krispi, kentang goreng, mi instan racik, hingga aneka gorengan gurih disajikan hangat langsung dari dapur. Seluruh sajian ditawarkan dengan rentang harga yang sangat bersahabat, menjadikan kafe ini pilihan tepat untuk menghabiskan malam tanpa perlu cemas memikirkan anggaran pengeluaran.

Tips Berkunjung

  • Waktu Terbaik: Datanglah menjelang sore atau selepas waktu Isya ketika suasana mulai ramai dan udara malam terasa sejuk.
  • Aktivitas: Sangat cocok untuk kumpul santai bersama teman, nonton bareng bila sedang ada jadwal siaran pertandingan olahraga, atau sekadar menikmati waktu luang sambil memainkan ponsel.
  • Reservasi & Informasi: Pengunjung yang ingin memesan tempat untuk kelompok atau menanyakan ketersediaan menu dapat menghubungi kontak pengelola langsung via WhatsApp atau telepon.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. NIAS

Puncak Gomo Foto: Google Maps Kafe

Puncak Gomo

Puncak Gomo: Menikmati Secangkir Kopi di Titik Tertinggi Jantung Nias Pulau Nias selama ini tersohor berkat gulungan ombak kelas dunia di pesisir selatan dan j...

KAB. NIAS
2 min baca
Kedai Alima Foto: Google Maps Kafe

Kedai Alima

Kedai Alima: Ruang Hangat Menikmati Seduhan Khas di Jantung Nias Pulau Nias selama ini tersohor dengan gulungan ombak kelas dunia dan kekayaan tradisi budayany...

KAB. NIAS
2 min baca
NASI KAPAU Foto: Google Maps Kafe

NASI KAPAU

NASI KAPAU: Cita Rasa Minang yang Hadir di Jantung Kepulauan Nias Di tengah keunikan budaya dan kuliner khas Nias yang kaya, ada sebuah sudut menarik di Kabupa...

KAB. NIAS
4 min baca