Kafe KOTA LHOKSEUMAWE, ACEH

Menara Kupi Sp. Buloh

Menara Kupi Sp. Buloh: Menyusuri Ketinggian Cita Rasa Kopi di Jantung Lhokseumawe Di tengah denyut Kota Lhokseumawe yang terus bergerak, muncul satu nama yang...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 02 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Menara Kupi Sp. Buloh: Menyusuri Ketinggian Cita Rasa Kopi di Jantung Lhokseumawe

Di tengah denyut Kota Lhokseumawe yang terus bergerak, muncul satu nama yang langsung mencuri perhatian para pencinta kopi dan perantau yang rindu suasana hangat: Menara Kupi Sp. Buloh. Lebih dari sekadar kafe biasa, tempat ini hadir dengan karakter yang kuat—menyuguhkan kopi khas Aceh dalam balutan arsitektur yang berani dan suasana yang terasa personal. Begitu melangkahkan kaki ke dalam, Anda akan paham mengapa tempat ini layak masuk dalam daftar kunjungan wajib saat berada di Aceh bagian utara.

Sebuah "Menara" dengan Nyawa Kedai Kopi

Sesuai namanya, Menara Kupi Sp. Buloh mengusung konsep bangunan vertikal yang unik—jarang ditemui pada kedai kopi pada umumnya. Alih-alih melebar, kafe ini justru menjulang, memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjungnya. Setiap lantai memiliki atmosfer yang sedikit berubah: semakin tinggi Anda naik, semakin terasa sejuk dan tenang, dengan sudut pandang yang semakin luas ke arah pemandangan kota.

Desain interiornya memadukan elemen industrial yang maskulin dengan sentuhan kayu dan pencahayaan hangat. Meja-meja kayu yang kokoh, kursi-kursi yang nyaman, serta dinding bertekstur ekspos menciptakan kesan maskulin sekaligus akrab. Di beberapa sudut, terdapat rak berisi buku dan pernak-pernik lawas yang menambah daya tarik visual—mengundang pengunjung untuk duduk lebih lama sekadar menikmati suasana.

Menu Andalan: Dari Sanger hingga Racikan Spesial

Tidak lengkap rasanya membahas sebuah kedai kopi di Aceh tanpa menyebut kopi sanger. Di Menara Kupi Sp. Buloh, sanger disajikan dengan cara yang otentik—robusta pilihan yang diseduh kental, lalu dipadukan dengan susu kental manis dan sedikit gula aren. Hasilnya adalah cita rasa yang pekat, legit, dan meninggalkan aroma khas yang begitu membekas.

Bagi Anda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, barista di sini juga menyiapkan racikan modern seperti cappuccino, latte, hingga manual brew dengan biji kopi dari beberapa dataran tinggi di Aceh, seperti Gayo. Setiap cangkir diracik dengan serius, menunjukkan bahwa kedai ini tidak hanya mengedepankan gaya, tetapi juga kualitas. Untuk menemani kopi, tersedia pula camilan ringan seperti pisang goreng, kue tradisional, hingga roti bakar yang cocok dinikmati bersama teman atau kolega.

Suasana yang Mengundang untuk Betah

Salah satu keunggulan terbesar Menara Kupi Sp. Buloh adalah suasananya yang mendukung berbagai aktivitas. Di siang hari, tempat ini ramai dikunjungi pekerja yang mencari tempat teduh untuk sekadar melepas penat di jam istirahat. Sore menjelang malam, giliran para pelajar, mahasiswa, dan komunitas yang datang untuk mengerjakan tugas atau berdiskusi santai.

Koneksi internet yang stabil menjadikan kafe ini favorit untuk bekerja jarak jauh (remote working). Colokan listrik tersedia di sejumlah titik, ditambah kursi yang ergonomis, sehingga betah bekerja berjam-jam tanpa merasa lelah. Sementara itu, area lantai atas menawarkan suasana lebih tenang—cocok untuk Anda yang ingin membaca buku atau menikmati malam Lhokseumawe dengan secangkir kopi hangat.

Lokasi Strategis dan Kemudahan Akses

Menara Kupi Sp. Buloh terletak di kawasan Sp. Buloh, yang mudah dijangkau dari pusat Kota Lhokseumawe. Lokasinya yang strategis menjadikannya tempat bertemu yang pas, baik bagi warga lokal maupun pendatang yang sedang melintasi kota. Untuk urusan parkir, tersedia area yang cukup luas sehingga tidak perlu khawatir jika datang dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Salah satu kemudahan yang patut diapresiasi adalah layanan pemesanan melalui telepon. Anda dapat menghubungi +62 852-7722-2592 untuk reservasi atau menanyakan ketersediaan tempat, terutama saat akhir pekan ketika pengunjung biasanya lebih ramai. Dengan begitu, Anda bisa merencanakan kunjungan dengan lebih nyaman tanpa perlu menunggu lama.

Mengapa Menara Kupi Sp. Buloh Wajib Dikunjungi?

  • Karakter bangunan yang unik – konsep bertingkat memberikan pengalaman berbeda dari kafe kebanyakan.
  • Kopi otentik Aceh – dari sanger klasik hingga biji kopi Gayo pilihan.
  • Suasana multifungsi – nyaman untuk bekerja, berkumpul, atau sekadar bersantai.
  • Akses mudah di jantung kota – cocok untuk singgah kapan saja.
  • Pelayanan ramah – staf yang sigap menjadikan pengalaman makin menyenangkan.

Menara Kupi Sp. Buloh bukan sekadar tempat mengisi perut dengan kafein. Ia adalah ruang pertemuan antara tradisi dan gaya hidup urban, antara rasa kopi yang otentik dan suasana yang modern. Jika Anda berada di Lhokseumawe, sempatkan mampir, naiklah ke lantai favorit Anda, dan biarkan waktu berjalan pelan ditemani secangkir kopi yang hangat.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KOTA LHOKSEUMAWE

AMA Kebab Lhokseumawe Foto: Google Maps Kafe

AMA Kebab Lhokseumawe

AMA Kebab Lhokseumawe: Cita Rasa Timur Tengah Sentuhan Lokal di Jantung Kota Lhokseumawe Menjelajahi kuliner di Kota Lhokseumawe, Serambi Mekkah, tak pernah ke...

KOTA LHOKSEUMAWE
2 min baca
MIXUE Lhokseumawe Foto: Google Maps Kafe

MIXUE Lhokseumawe

MIXUE Lhokseumawe: Sensasi Manis Es Krim dan Minuman Kekinian di Jantung Kota Kota Lhokseumawe kini semakin semarak dengan hadirnya gerai es krim dan minuman y...

KOTA LHOKSEUMAWE
1 min baca
Warkop Lom Kupi Foto: Google Maps Kafe

Warkop Lom Kupi

Warkop Lom Kupi: Tempat Ngopi Autentik di Jantung Lhokseumawe Di tengah kesibukan kota Lhokseumawe, Aceh, tersembunyi sebuah warung kopi yang menjadi saksi bis...

KOTA LHOKSEUMAWE
2 min baca