Kafe KAB. LABUHANBATU, SUMATERA UTARA

kungkung kopitiam

Kungkung Kopitiam: Nostalgia Rasa Nusantara di Sudut Labuhanbatu Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, ada sebuah ruang kecil yang terasa...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 03 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Kungkung Kopitiam: Nostalgia Rasa Nusantara di Sudut Labuhanbatu

Di tengah hiruk-pikuk Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, ada sebuah ruang kecil yang terasa seperti berhenti waktu. Namanya Kungkung Kopitiam—bukan sekadar warung kopi, melainkan sebuah perjalanan singkat menuju era 1960-an yang dikemas dengan hangat dan penuh cita rasa. Jika Anda pencinta kopi, arsitektur retro, atau sekadar ingin melarikan diri sebentar dari rutinitas, tempat ini seperti jawaban yang tidak pernah Anda duga sebelumnya.

Suasana yang Membawa Kembali ke Masa Lalu

Begitu melangkahkan kaki ke dalam Kungkung Kopitiam, Anda akan disambut oleh lantai keramik motif lawas, kursi-kursi kayu yang kokoh, serta dinding-dinding bercat hijau pastel yang dihiasi poster-poster klasik. Meja-meja kecil dengan taplak kotak-kotak menambah kesan akrab, seolah mengundang pengunjung untuk duduk lebih lama. Musik keroncong atau pop lawas mengalun pelan dari speaker sudut ruangan, menciptakan atmosfer yang syahdu namun tetap hidup.

Pencahayaan temaram dari lampu gantung kuningan membuat setiap sudut terasa instagramable tanpa terkesan berlebihan. Di salah satu pojok, terdapat rak buku tua berisi koleksi novel dan majalah era 80-an—cocok untuk menemani secangkir kopi di sore hari. Tidak heran, banyak pengunjung datang bukan hanya untuk minum kopi, tetapi juga untuk bekerja, berdiskusi, atau sekadar melamun.

Menu Andalan: Kopi, Roti Bakar, dan Lainnya

Sebagai kopitiam sejati, menu utamanya tentu saja kopi. Racikan Kopi Kungkung disajikan dengan teknik seduh klasik ala Nusantara—pekat, aromatik, dan tidak terlalu asam. Anda bisa memilih level kegelapan sangrai, dari medium hingga dark roast, yang semuanya diolah dari biji kopi pilihan nusantara. Jika ingin mencoba yang lebih segar, es kopi susu gula aren menjadi favorit banyak pengunjung, dengan rasa manis yang pas dan creamy.

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke kopitiam tanpa mencicipi roti bakar kaya butter gula aren yang renyah di luar, lembut di dalam. Ada pula nasi lemak rendang untuk porsi makan yang lebih mengenyangkan, serta kue-kue basah tradisional seperti onde-onde dan klepon yang dibuat setiap pagi. Semua disajikan dengan piring dan cangkir bermotif vintage, menambah kenikmatan visual.

Spot Favorit untuk Bersantai dan Berkarya

Area outdoor dengan taman kecil menghadap jalan raya menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati udara pagi. Sementara itu, area indoor di lantai dua menyediakan ruang semi-privat yang lebih tenang, sering digunakan untuk meeting kecil atau workshop kreatif. Colokan listrik di setiap meja dan Wi-Fi yang kencang menjadi nilai tambah bagi para pekerja lepas.

  • Ruang semi-privat di lantai dua untuk diskusi atau kerja santai.
  • Area outdoor yang asri dengan tanaman hias dan kursi anyaman.
  • Sudut baca dengan koleksi buku lawas.
  • Spot foto bertema vintage di dekat pintu masuk.

Lokasi dan Akses

Kungkung Kopitiam terletak di pusat Kota Rantauprapat, tepatnya di Jalan Merdeka, Kecamatan Rantau Utara. Lokasinya sangat strategis, sekitar 15 menit berkendara dari Bandara Aek Godang dan dekat dengan Alun-Alun Labuhanbatu. Tersedia area parkir yang cukup luas untuk motor dan mobil, serta mudah diakses menggunakan transportasi umum.

Informasi Penting untuk Pengunjung

  • Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00–22.00 WIB.
  • Harga: Mulai dari Rp15.000 untuk minuman, dan Rp25.000 untuk makanan berat.
  • Fasilitas: Wi-Fi, AC, area parkir, musala, colokan listrik di setiap meja.
  • Rekomendasi: Kunjungi saat pagi hari untuk menikmati suasana yang lebih sepi dan roti bakar yang baru matang.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KAB. LABUHANBATU

Warung Pelangi Foto: Google Maps Kafe

Warung Pelangi

Warung Pelangi: Ruang Temu Hangat dan Cerita Rasa di Labuhanbatu Di tengah dinamika Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kebutuhan akan ruang santai yang nya...

KAB. LABUHANBATU
2 min baca
Warung Jenk Sri Foto: Google Maps Kafe

Warung Jenk Sri

Warung Jenk Sri: Ruang Temu Santai dan Cita Rasa Otentik di Labuhanbatu Menjelajahi lanskap kuliner di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, selalu menghadirk...

KAB. LABUHANBATU
2 min baca
Kopi tepi laut Foto: Google Maps Kafe

Kopi tepi laut

Kopi Tepi Laut: Menikmati Semilir Angin Pesisir dan Racikan Kopi Syahdu di Labuhanbatu Menyeruput secangkir kopi sembari menikmati hembusan angin sepoi-sepoi s...

KAB. LABUHANBATU
2 min baca
DISEKITAR
Kafe

Warung jajan

Warung Jajan: Nostalgia Rasa Nusantara di Sudut Rantauprapat Di tengah hiruk-pikuk Rantauprapat, ada satu tempat yang berhasil memadukan kehangatan masa kecil d...

KAB. LABUHANBATU
3 min baca
Warung Nasi Bang Jhon Foto: Google Maps Kafe

Warung Nasi Bang Jhon

Warung Nasi Bang Jhon: Kehangatan Cita Rasa Lokal dan Tempat Nongkrong Favorit di Labuhanbatu Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, tidak hanya dikenal dengan...

KAB. LABUHANBATU
2 min baca