Kafe KOTA BIMA, NUSA TENGGARA BARAT

Angkringan Malaju

Angkringan Malaju: Secangkir Kehangatan Yogya di Ujung Timur Nusantara Di tengah hiruk-pikuk Kota Bima yang dikenal dengan warisan kesultanannya, muncul sebuah...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 04 November 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Angkringan Malaju: Secangkir Kehangatan Yogya di Ujung Timur Nusantara

Di tengah hiruk-pikuk Kota Bima yang dikenal dengan warisan kesultanannya, muncul sebuah oasis kuliner yang membawa napas Yogyakarta ke tanah Nusa Tenggara Barat. Angkringan Malaju bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang sosial yang merayakan kesederhanaan dan kehangatan khas budaya Jawa di tengah masyarakat Bima yang ramah.

Konsep Unik di Tengah Kota Bima

Angkringan Malaju hadir dengan konsep yang jarang ditemukan di wilayah Indonesia Timur. Mengusung gaya lesehan tradisional dengan sentuhan modern, kafe ini berhasil menciptakan atmosfer santai yang cocok untuk segala kalangan—dari mahasiswa yang mencari tempat ngobrol murah meriah hingga keluarga yang ingin menikmati suasana berbeda dari resto-resto konvensional.

Desain interiornya memadukan elemen-elemen khas angkringan seperti gerobak dorong, lampu teplok, dan tikar lesehan, namun tetap memperhatikan kenyamanan dengan area duduk yang bervariasi. Ada spot outdoor yang adem untuk menikmati angin malam Bima, serta area indoor ber-AC untuk yang lebih menyukai kenyamanan.

Menu Andalan yang Tak Terlupakan

Yang membuat Angkringan Malaju istimewa adalah komitmennya pada cita rasa otentik. Menu andalannya tentu saja nasi kucing—nasi putih sedikit dengan lauk pilihan yang disajikan dalam piring kecil. Pilihan lauknya beragam: sate usus, sate telur puyuh, ayam geprek, tempe mendoan, dan masih banyak lagi.

Wedang-wedangan menjadi primadona di sini. Wedang ronde, wedang jahe, dan teh tawar hangat yang disajikan dalam cangkir tanah liat memberikan pengalaman nostalgia bagi yang pernah merasakan angkringan asli Yogya. Untuk yang menyukai modern twist, tersedia juga kopi susu dan cokelat panas yang tak kalah nikmat.

Signature Dishes

  • Nasi Kucing Komplit: Paket hemat berisi nasi kucing dengan 3 tusuk sate pilihan, oseng tempe, dan sambal khas
  • Sate Usus Spesial: Usus ayam yang dibumbui sempurna, gurih dan renyah di luar lembut di dalam
  • Wedang Ronde Angkringan: Ronde kenyal dengan kuah jahe manis yang menghangatkan
  • Gorengan Aneka: Tahu isi, tempe mendoan, pisang goreng, dan bakwan jagung yang selalu fresh

Harga Bersahabat untuk Kantong Mahasiswa

Salah satu daya tarik utama Angkringan Malaju adalah harganya yang sangat terjangkau. Dengan budget Rp 15.000 hingga Rp 25.000, pengunjung sudah bisa kenyang dengan kombinasi nasi kucing, beberapa tusuk sate, dan wedang hangat. Ini menjadikannya pilihan favorit anak muda Bima untuk nongkrong sambil mengobrol hingga larut malam.

Suasana yang Ramah dan Inklusif

Yang membuat Angkringan Malaju spesial adalah suasananya yang benar-benar inklusif. Tak ada dress code, tak ada minimum order yang memberatkan. Datang sendiri sambil bawa laptop untuk kerja, atau ramai-ramai dengan teman untuk ngobrol sampai pagi—semua sama-sama welcome.

Pelayanannya pun cepat dan ramah. Para pegawai yang kebanyakan anak muda lokal Bima melayani dengan senyuman tulus, siap memberikan rekomendasi menu untuk pengunjung pertama kali.

Lokasi Strategis di Jantung Kota

Berlokasi di area yang mudah diakses di Kota Bima, Angkringan Malaju menjadi titik kumpul yang ideal. Area parkir yang cukup luas memudahkan pengunjung yang membawa kendaraan pribadi. Lokasinya yang dekat dengan beberapa kampus dan sekolah juga menjadikannya ramai dikunjungi terutama sore hingga malam hari.

Tips Berkunjung

  • Datanglah di atas jam 5 sore untuk mendapatkan pengalaman angkringan yang lebih otentik dengan suasana malam
  • Coba pesan paket nasi kucing dengan berbagai varian lauk untuk merasakan kelengkapan menu
  • Jangan lewatkan wedang ronde atau wedang jahe, terutama saat cuaca sedang sejuk
  • Weekend biasanya lebih ramai, datang lebih awal jika ingin spot lesehan favorit
  • Bawa uang cash karena pembayaran digital belum tentu selalu tersedia

Kesimpulan

Angkringan Malaju membuktikan bahwa konsep kuliner sederhana bisa sukses di mana saja, bahkan di kota yang secara geografis dan budaya berbeda dari tempat asalnya. Dengan tetap mempertahankan cita rasa otentik, harga terjangkau, dan suasana yang hangat, angkringan ini telah menemukan tempat di hati masyarakat Bima. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bima, mampir ke Angkringan Malaju bukan hanya soal mengisi perut, tapi juga merasakan bagaimana kuliner bisa menjadi jembatan budaya antara Jawa dan Nusa Tenggara.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KOTA BIMA

Warkop 14 Foto: Google Maps Kafe

Warkop 14

Warkop 14: Titik Temu Hangat dan Ruang Nyaman di Jantung Kota Bima Ketika senja mulai turun menyelimuti lanskap Kota Bima, denyut kehidupan kota bergeser menuj...

KOTA BIMA
2 min baca
Warkop SM Foto: Google Maps Kafe

Warkop SM

Warkop SM: Lebih dari Sekadar Secangkir Kopi di Jantung Kota Bima Ada semacam ritme tersendiri yang terasa ketika memasuki sebuah kedai kopi yang benar-benar h...

KOTA BIMA
4 min baca
Ratu Store Foto: Google Maps Kafe

Ratu Store

Ratu Store: Oase Nongkrong Kekinian dan Tempat Bersantai Favorit di Kota Bima Kota Bima di Nusa Tenggara Barat tak hanya terkenal dengan kekayaan sejarah dan k...

KOTA BIMA
2 min baca
Kedai Kopi Bersama Foto: Google Maps Kafe

Kedai Kopi Bersama

Kedai Kopi Bersama: Surga Kopi dan Kehangatan di Jantung Kota Bima Perjalanan mencari kedai kopi yang sempurna di Kota Bima berakhir di sebuah tempat yang meng...

KOTA BIMA
2 min baca