Fasilitas KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR

Monumen Bambu Runcing

Monumen terkenal dengan pilar yang menyerupai tombak bambu, dikelilingi air mancur & taman bunga.

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 15 September 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Monumen Bambu Runcing: Ikon Kepahlawanan di Jantung Kota Surabaya

Bagi siapa pun yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Surabaya, Monumen Bambu Runcing adalah salah satu destinasi yang sulit dilewatkan. Berada di kawasan strategis yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan bisnis, monumen ini bukan sekadar tugu biasa. Ia adalah simbol perlawanan arek-arek Suroboyo yang gagah berani, sebuah mahakarya sejarah yang kini berdiri kokoh dengan desain menyerupai bambu runcing raksasa yang menjulang ke langit. Bukan hanya untuk berfoto ria, tempat ini menyimpan atmosfer heroik yang terasa begitu kental.

Berdiri di area seluas kurang lebih 10 hektare, Monumen Bambu Runcing diresmikan pada tahun 1999 sebagai penghormatan bagi para pejuang yang gugur dalam peristiwa heroik 10 November 1945. Arsitekturnya dirancang oleh seniman ternama, Nyoman Nuarta, yang juga merancang Monumen Garuda Wisnu Kencana di Bali. Bentuknya yang menjulang setinggi 45 meter itu memiliki gapura setinggi 17 meter, lahan seluas 8 hektare, serta jalan menuju monumen sepanjang 10 meter — semua angka tersebut mengandung makna filosofis yang tidak bisa dilepaskan dari proklamasi dan semangat kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengapa Tempat Ini Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda?

Berbeda dengan museum yang terkesan kaku, kawasan Monumen Bambu Runcing justru terasa hidup. Di pagi hari, area ini dipenuhi warga lokal yang berolahraga, sementara di sore hari banyak keluarga datang untuk sekadar duduk-duduk di bawah rindangnya pepohonan. Di sekitar monumen, pengunjung dapat melihat gerbang berbentuk bambu runcing yang dihiasi tiga patung arek-arek Suroboyo yang sedang berjuang, membawa semangat perjuangan yang tak pernah padam.

Keindahan monumen ini semakin terasa saat memasuki bangunan utamanya. Di dalamnya terdapat taman yang tertata rapi, relief sejarah perjuangan, serta ruangan pameran yang menampilkan foto dan artefak perjuangan. Sayangnya, tidak banyak orang tahu bahwa di lantai dasar monumen terdapat sebuah ruang diorama yang menggambarkan pertempuran 10 November. Pemandu di lokasi biasanya dengan senang hati menceritakan kisah di balik setiap sudut monumen, jadi jangan ragu untuk bertanya, ya!

Informasi dan Suasana di Sekitar Monumen

Lokasi Monumen Bambu Runcing sangat strategis, berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Sakit William Booth, dan hanya berjarak sekitar 10 menit berkendara dari Tugu Pahlawan atau sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Juanda. Karena berada di pusat kota, akses menuju lokasi sangat mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus kota dan angkutan kota (bemo). Tersedia pula jalur khusus pejalan kaki yang tertata rapi, sehingga nyaman untuk menyusuri area monumen sambil menikmati udara pagi.

Untuk para penggemar fotografi, monumen ini menjadi salah satu spot terbaik di Surabaya. Berbeda dengan Tugu Pahlawan yang cenderung ramai, area Bambu Runcing memberikan ruang lebih lega untuk berburu sudut pandang menarik. Saat sore hari menjelang magrib, cahaya matahari yang memantul dari permukaan monumen menciptakan siluet cantik yang sangat instagramable. Apalagi ketika malam tiba, lampu-lampu taman menyala dan memberikan nuansa romantis yang berbeda.

Jadwal & Harga Tiket Masuk

Monumen Bambu Runcing tidak memungut biaya masuk alias gratis. Anda hanya perlu mengisi buku tamu di pos penjaga sebelum masuk ke area monumen. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB untuk area dalam monumen, sementara area taman dan lapangan dapat diakses lebih bebas hingga malam hari. Untuk kenyamanan bersama, pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan area dan tidak merusak fasilitas yang ada.

Bagi Anda yang sedang dalam perjalanan transit atau memiliki waktu senggang di Surabaya, Monumen Bambu Runcing adalah jawaban untuk mengisi waktu dengan cara yang bermakna. Kawasan ini juga menawarkan fasilitas penunjang yang lengkap, mulai dari area parkir luas, musala, toilet umum, hingga taman bermain untuk anak-anak. Beberapa kedai kopi dan pedagang makanan ringan juga kerap berjualan di sekitar monumen, memastikan Anda tetap nyaman berkeliling tanpa harus jauh-jauh mencari makan.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KOTA SURABAYA

Danau Citraland Foto: Google Maps Fasilitas

Danau Citraland

Danau Citraland: Oase Tenang di Jantung Surabaya Barat untuk Rehat dan Transit Sejenak Di tengah dinamika Kota Pahlawan yang serba cepat dan bersuhu hangat, Da...

KOTA SURABAYA
3 min baca