Fasilitas KOTA PROBOLINGGO, JAWA TIMUR

H. SUKRI (DREGD)

H. SUKRI (DREGD): Transit Juice, Kejutan Tersembunyi di Kota Probolinggo Kalau Anda terbiasa dengan hiruk-pikuk bandara besar seperti Juanda atau Soekarno-Hatt...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 02 October 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

H. SUKRI (DREGD): Transit Juice, Kejutan Tersembunyi di Kota Probolinggo

Kalau Anda terbiasa dengan hiruk-pikuk bandara besar seperti Juanda atau Soekarno-Hatta, kehadiran Bandar Udara H. Sukri (DREGD) di Kota Probolinggo, Jawa Timur, mungkin tidak pernah jauh dari radar. Padahal, untuk urusan transit, lapangan udara kecil yang satu ini punya daya tarik tersendiri: sederhana, cepat, dan ramah bagi pelancong yang ingin menghindari drama antrean khas bandara metropolitan.

Terletak di wilayah Dringu yang berbatasan langsung dengan Kota Probolinggo, bandara ini merupakan salah satu pintu udara alternatif untuk akses menuju kawasan Bromo, Semeru, hingga Pantai Bentar. Namanya diambil dari H. Sukri, tokoh setempat yang berjasa dalam pengembangan infrastruktur wilayah. Meski Yandex tidak menjual tiket penerbangan reguler harian, statusnya sebagai fasilitas publik sangat diandalkan untuk penerbangan perintis, kargo, hingga kegiatan latihan terbang.

Lokasi dan Akses dari Stasiun Kereta Api

Bandara H. Sukri berada di Kecamatan Dringu, tepatnya di sisi utara Kota Probolinggo. Jarak dari pusat kota berapa? Sekitar 10-15 menit berkendara ke arah timur laut kota. Jika Anda naik kereta dan turun di Stasiun Probolinggo, perjalanan menuju bandara bisa ditempuh dengan motor sekitar 10 menit, atau 15-20 menit dengan mobil.

  • Dari Stasiun Probolinggo: keluar gerbang stasiun, Anda tinggal lurus ke timur menuju Jl. Surabaya. Setelah itu ikuti petunjuk arah ke Dringu. Ada dua pilihan: naik ojek pangkalan atau menyewa kendaraan dari terminal kota.
  • Dari Terminal Bayuangga: ambil minibus jurusan Dringu atau Feeder Probolinggo. Sebagian besar angkutan umum tetap menurunkan penumpang di Pasar Dringu, lalu Anda bisa lanjut dengan ojek kurang dari 5 menit.
  • Dari Bandara (jika transit pesawat): untuk keluar ke kota, Anda bisa memesan taksi online di area depan terminal, atau menggunakan ojek resmi yang telah menjalin kerja sama dengan pengelola. Jangan ragu menanyakan tarif flat ke area wisata Bromo, banyak driver yang siap.

Fasilitas untuk Transit Survival: Jangan Berharap Mewah, Tapi Cukup Adil

Bandara ini bukan tipe bandara internasional, tapi justru di situlah keunggulannya: Anda tidak perlu berjalan 2 kilometer menuju gate. Gedung penumpang tetap mungil, bersih, dan apa adanya. Berikut yang perlu Anda ketahui sebelum mampir:

  • Colokan listrik: tersedia di beberapa sudut ruang tunggu, terutama dekat kursi dekat jendela. Cocok untuk mengisi daya HP dan laptop sekelas ultrabook. Untuk colokan kipas angin, Anda bisa memanfaatkan di mushola dan ruang petugas.
  • Wi-Fi: ada koneksi free hotspot dari pengelola bandara, namun kecepatannya masih cukup untuk chatting dan cek email. Untuk video conference, sebaiknya pakai paket data seluler. Sinyal provider lokal umumnya stabil di Dringu.
  • Toilet dan kamar mandi: fasilitas utama tersedia di bangunan terminal dekat pintu kedatangan. Ada juga ruang bilas sederhana untuk penumpang yang habis perjalanan jauh. Sayangnya, air panas tidak tersedia.
  • Loker dan penitipan bagasi: sampai sekarang belum ada loker koin permanen. Tapi Anda dapat menitipkan tas kecil ke kantor informasi dengan kesepakatan antar-penumpang. Untuk mainan anak, koper berukuran kabin bisa dibawa masuk ruang tunggu tanpa masalah.
  • Area merokok: disediakan balkon kecil yang cukup oksigen, di sisi timur dekat pagar. Ini tempat paling populer untuk sekadar menatap landasan pacu.

Tips Praktis saat Transit

  • Datang lebih awal 1,5 jam sebelum jadwal untuk penerbangan perintis. Proses check-in sering kali dibuka 1 jam sebelum take-off.
  • Jika Anda transit dan ingin melihat kota, jangan jauh-jauh. Pasar Probolinggo dan Alun-Alun Kota bisa dicapai dalam 10-15 menit naik ojek. Namun, disarankan tetap memantau jadwal melalui aplikasi atau petugas setempat.
  • Cuaca Probolinggo itu panas. Bawa topi, minum air putih, dan sunblock. Angin laut kadang datang sore, membuat area ruang tunggu cukup teduh.
  • Untuk penggemar kuliner, di depan bandara ada warung sate bebek dan lontong khas Probolinggo yang mulai buka pagi. Ini bukan tempat makan eksotis, tapi cukup memberi tenaga.

Kelebihan & Kekurangan

  • Plus: akses mudah dari stasiun, area parkir luas, dan suasana sepi sehingga nyaman untuk penumpang manula atau anak-anak.
  • Minus: minim minimarket dan ATM di dalam terminal; persiapkan uang tunai. Koneksi Wi-Fi terputus saat listrik padam, tapi genset siap digunakan.

Bandar Udara H. Sukri (DREGD) bisa menjadi pilihan menarik jika Anda ingin merasakan pengalaman bandara yang jujur dan tidak rumit. Ia mengingatkan kita bahwa tidak semua perjalanan harus dim

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KOTA PROBOLINGGO

Savana Resto Foto: Google Maps Fasilitas

Savana Resto

Savana Resto, Probolinggo: Perpaduan Cita Rasa Nusantara di Gerbang Menuju Bromo Kota Probolinggo selama ini lebih dikenal sebagai kota persinggahan—titik awal...

KOTA PROBOLINGGO
2 min baca